gitar tua
"sepi itu nanti ...."
Kamu duduk termangu di depan teras rumah yang asing, menggenggam gawai berisi ribuan kontak, tapi aku tahu, kamu jelas kesepian.
Udara Berlin pagi ini terlalu dingin, katamu. Padahal aku tahu persis, udara adalah bagian sunyi dalam tubuhmu yang kau selipkan paksa pada jemari kekarmu.
Lagu tidak lagi menjadi bagian sembuh yang mengutuhkan rindumu. Jari-jarimu kaku, menangis, dan gitar tua itu jatuh ke dalam selokan kota. Namun, apa pedulimu dengan jatuh? Kamu tidak pernah mau mengakui, kamu lalu tersesat dalam kesepian karna gerbong kereta itu tukang tipu. Kamu berteriak "tolong" berulang kali, tapi tidak satu pun sampai di telinga orang-orang. Kamu cemas dan buru-buru ingin berlari tapi kamu justru menenggelamkan diri.
"sepi itu nanti ...."
Aku sering bilang tapi kamu tidak kunjung mau mengakui, kamu setengah tenggelam, tuan. Kamu terlalu ramah pada dunia dan berpikir semua akan baik-baik saja. Kamu selalu memaksa tidak ada yang namanya sepi atau jatuh atau patah di bawah langit ini. Aku tahu persis, kamu jelas bukan bagian dari itu semua, tapi kamu adalah sosok ketakutan di depan jendela. Aku tahu persis, bahwa momok "tidak baik-baik saja" mungkin bisa menyembuhkanmu, mungkin kamu akhirnya bisa tidur nyenyak sambil menangis, mungkin ribuan kontak dalam gawaimu tidak lagi asing seperti terasmu, mungkin mereka akan bilang "gapapa." dan kamu tidak perlu takut lagi, mungkin aku bisa buru-buru pergi ke Berlin dan memelukmu, mungkin kamu akan menangis dan memintaku untuk tinggal. Mungkin akhirnya kamu akan berbisik padaku,
"di sini sepi."
Mungkin kamu akan menyanyikan lagu berjudul "Udara Berlin" sambil tersenyum dan menyumpahi gitar tua di selokan itu dengan pujian, kamu akan memungutnya dan membuat jari-jarimu membiru kembali, kemudian menyanyikan lagu klasik sepanjang jalan menuju terasmu, menyeduh kopi, memasak mi instan dan kepedasan. Mungkin akhirnya kamu ....
Namun, di balik anganku yang begitu, nyatanya kamu masih setengah tenggelam, tuan.
—10 Juli 2020

Komentar
Posting Komentar