waktu kita masih seumur anak bulan purnama
siang ini kamu ketahuan baca komik di laci sementara aku menahan malu. gara-gara kamu, komik Miiko nomor 13-ku disita Pak Nur. omelanku mungkin akan terngiang-ngiang di kepalamu seharian. kamu bersumpah akan mengambil kembali komiknya sepulang sekolah, "janji! nanti aku bilang ke Pak Nur, ini salahku, bukan salahmu" . kamu bersumpah, padaku, yang malah salah tingkah. kupikir itu adalah janji yang manis. kutemukan aku berharap kamu akan terus berjanji segala hal padaku. mungkin; berjanji akan membantuku mengerjakan PR matematika, berjanji akan mengalah ketika hanya tersisa satu piscok di kantin, berjanji akan menemaniku sampai aku dijemput ibu, berjanji akan memberi tau game terseru di warnet selain Friv, berjanji akan duduk sebelahan, berjanji akan main denganku selamanya. kupikir aku memang jatuh tak karuan setelah itu. aku diam diam berharap selamanya tidak ada libur sekolah dan kita selalu sedekat ini. sedekat kita yang selalu benci mapel olahraga, sedekat kita yang selal...