Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2022

ulasan ini bisa didengar melalui kaki-kaki, di dalam bus

Gambar
  gambar dari goodreads *mengandung spoiler, mungkin* Hmm hmm, buku ini adalah perihal kisah yang luar biasa, cerita fiksi yang sangat liar, dan suguhan dongeng yang ramai. Beliau, Saya/Bus dalam kota, dan ikan julung-julung. Selalu menyenangkan membaca karya Ziggy, karena setiap buku selalu meninggalkan kesan yang kuat di dalam ingatan saya. Begitu juga kali ini, Semua Ikan di Langit. Dari judulnya, sebenarnya saya tidak menyangka akan membaca cerita tentang bus kota yang terbang di angkasa bersama seorang anak laki-laki bermantel panjang. Ini benar-benar cerita yang baru! “Saya pernah menjadi bus dalam kota biasa. Lalu, saya terbang” Bagaimana rasanya terbang dan melihat dunia dari atas sana dengan Beliau? Saya mungkin tidak bisa bertanya pada ikan julung-julung, tapi mungkin saya bisa mendengarkan cerita dari Bus dalam kota semalaman. Saya akan mendengarkan melalui kaki-kaki saya semua kisah yang di luar nalar manusia, dari suara Bus yang baik. Perjalanan luar angkasa, p...

pohon

Bagaimana caranya tumbuh sekaligus bertahan? Mungkin kita perlu belajar untuk menjadi pohon. Entah pada pohon rimbun atau pohon kering yang rapuh. Setidaknya keduanya memiliki akar, mencengkeram kuat di dalam tanah. Entah pohon memiliki jati diri atau tidak, entah pohon memiliki hobi atau tidak, setidaknya pohon selalu menjadi pohon. Pohon mekar, rimbun, berguguran, berbunga-bunga. Pohon memiliki nama yang bagus. Pohon layak dijadikan tokoh utama dalam cerita yang hangat dan bahagia. Pohon mungkin saja sering berdoa, bernyanyi, berbisik, mengikat rantingnya, menyulam kayu, memberi hadiah pada manusia dan burung, pohon yang baik dan semuanya memang baik. Entah pohon adalah laki-laki atau perempuan, pohon selalu memohon untuk jadi pemohon paling khusyuk. Pohon adalah nama dan wujud paling baik.