Nulis Era
Postingan ini didedikasikan untuk diri sendiri supaya semakin rajin nulis, entah apa pun itu, supaya semakin terbiasa mengolah kata dan merangkai kalimat yang enggak pakai “kata” itu-itu aja. Hari ini setelah menimang-nimang, mengingat, dan merenung, aku memutuskan untuk mulai nulis diary lagi. Diary ? Mungkin kalau sekarang lebih sering disebutnya journaling ya, tapi bukan yang se-rapi itu!!! Kita mau nulis yang seadanya saja, sesempatnya, seserunya, sebebas-bebasnya. Trus, satu poin yang akan kutekankan lagi di sini adalah: nulis setiap momen yang hinggap di kepala, memotret momen langka, dan nulislah entah mau di buku (notebook) atau di blog itu terserah! Doain semoga semangatku bisa terpahat terus di dalam dada *asek* Sesi mengingat-ingat hari ini bikin nervous sekaligus malu sama diri ini (yang menuju umur kepala dua! hah! bye teenage era !) malah semakin malas dan hanya hobi scrolling sosmed … dasar pemalas. Padahal ya, dulu, duluuu sekali mungkin bisa dihitung 10 tahun yang ...