Ode untuk Dialog Bisu


Aku yakin ada sesuatu diantara kita.

Ruang kelas yakin, ada sesuatu diantara kita. Kejadian penculikan saling pandang dan bisunya kita, ia saksikan.

Cuaca bumi panas.

Cemas.

Rindumu, malu-malu.

Aku yakin ada sesuatu diantara kita.

Benar-benar sesuatu. Debu-debu yang menempel di laci. Terjaga dalam gelap. Terjaga dalam senyapnya bungkus permen milikmu. Bertumpuk tak ingin dibuang. Bertumpuk ingin jadi saksi bisu.

Apa ya, yang akan disapa?
Namaku?
Jemariku?
Bola mataku?
Sedang rasamu serius, dan rasaku misterius.

Sesuatu diantara kita itu mungkin, gagang pintu kelas yang berkarat. Yang akan berderit keras, agar matamu dan mataku bertemu pada satu titik yang merdu. Agar matamu dan mataku bersisian erat-erat, tanpa ada yang terlepas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

waktu kita masih seumur anak bulan purnama

Seperempat Gigi Palsu = Seperempat Nenek-nenek

Barbie: Barbie is everything, Ken just Ken