SEMARANG, UJIAN SENI, DAN AIR MATA (part.1)

July 31, 2019. Wednesday.
-
HALO.

OK, jurnalku kali ini mungkin akan jadi serial sendiri (wewzaah)...karna aku ingin curcol ke siapa pun yang baca ini selagi aku masih bisa cerita banyak-banyak (eaaak, hehe). Karena kali ini aku dapet pengalaman yang super duper mendebarkan, deg-deg-an, pokoknya campuurr aduk!
So, tanggal 1 Agustus sampai 3 Agustus nanti aku bakal pergi ke Semarang...! Ngapain, ya? Liburan? Bukaannn ehehe. Tapi kumau ikutan lomba cipta puisi gengs, atau kerennya nih : jadi perwakilan Magelang untuk ikut FLS2N 2019 Tingkat Provinsi Jawa Tengah, spesifiknya ikut lomba Cipta Puisi. Asiik, Alhamdulillah...

Sebenernya aku nervous banget menyadari kalau besok aku harus berangkat ke Semarang. Soalnya, begini, ehm, tanggal 3 Agustus nanti sebenernya (lagi) aku ada Ujian Seni dimana aku mau tampil bareng teman-teman sekelas XI IPS 1---iya, aku sudah kelas 12 tapi ujian ini dikelompokkan sesuai kelas 11 yang lalu---ditonton banyak orang, ditonton satu angkatan, dan kita emang sudah latihan kurang lebih satu bulan (atau lebih, ya?) untuk penilaian ujian praktik ini.

Terlebih aku sudah jatuh cinta sama Ron. Huh? Siapa Ron?
ini lho, yang suaranya nyaring :p
Maaf fotonya nggak full-body karna dia malu difoto *alaah, alesan WKWK. Padahal aku dan Ron udah membangun chemistry, udah klop main lagu-lagu dan siap mengiringi teman-teman yang menari...biar waktu hari-H tampil nanti kami bisa se-spektakular teman-teman yang lain. Kan, akan sungguh sedih, kalau aku harus merelakan hari ujian seni besok. Jangaaaan huahuahua.

Untuk Ujian Seni nanti kami sekelas menampilkan tarian yang namanya : Dayakan. Oooww I’m so proud of myself! Cz before I knew this, I never love anything that so jreng jreng jreng and nangningnung and cringcringcring (ehm, do you know what I mean? :D). Jadi, aku betul-betul merasakan harmoni baru yang berhasil adaptasi dengan lingkungan yang juga baru. Aku merasakan semangat teman-teman. Dan semangatku juga. Untuk Pak Topik, guru seniku, bila Bapak baca ini, percayalah kalau muridmu ini berhasil mencoba suka dengan hal yang betul-betul baru, dan berhasil menikmati musik si Saron. HAHAHA. Eh, tapi sungguh lho, keren banget teman-teman (dan semoga aku juga) selama latihan berhari-hari!

huhu, apalagi kami sudah fitting baju buat D-Day nanti :’) maap fotonya narsis sekali wk

yeah, look at our funny faces when we are having fun as a Music Team! (left to right : Zulfani, me, Puput, and Nadia)

salah satu potret latihan kami, dan Puput yang sadar kamera, dan aku yang sedang sibuk...nggak tau ngapain :D

Dan masih banyak potret seru yang terjadi. Tiga hari lagi, dihitung dari hari ini, kami akan tampil! Semoga, lancarrr. Aamiin.
-
Balik lagi ke kegalauan diawal cerita tadi, karena ini aku jadi bingung harus gimana, karna kan, 3 Agustus itu aku terhitung masih ada di Semarang. Tapi, ya, tapi, setelah aku bertapa tujuh hari tujuh malam (nggaaak deng) dan nanya dan curhat ke guru seniku, teman-teman, sama Ibu Bapak...aku memutuskan untuk meyakinkan diriku kalau aku tetap bisa ikut kedua-duanya : lomba dan ujian seni.
Huhuhu, karna aku suka dua-duanya, si puisi itu betul-betul keinginanku sejak dulu banget. Si ujian juga betul-betul-betul penting buatku---oh, pakai suara Ipin, eh, hmm. Doakan saja deh, teman-teman, aku mau lanjut beberes untuk tiga hari dua malam di Semarang nanti.

Bismillah ya, bismillah.

Salam dari aku dan dua perempuan yang nampaknya akan sangat rindu aku :D
left to right : Ikmalia, me, and Nadia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

waktu kita masih seumur anak bulan purnama

Seperempat Gigi Palsu = Seperempat Nenek-nenek

Barbie: Barbie is everything, Ken just Ken