SEMARANG, UJIAN SENI, DAN AIR MATA (part. 2)

August 1, 2019. Thursday.
-
HALO!

Hari ini aku siap berangkat ke Semarang. Pagi-pagi aku udah menenteng tas yang sudah kuisi perbekalan yang...lumayan banyak. HAHA UPS. Padahal aku cuma di sana selama 3 hari, tapi rasanya aku harus bawa banyak barang (terutama baju, karena pertama, aku juga bawa kebaya berjaga-jaga kalau ternyata tanggal 3 Agustus nanti aku masih bisa nyusul ujian seni uhu, I hope)! Apa tipikal perempuan memang seperti ini ya---ribet? Apalagi...aku bawa cemilan banyak banget. Dunia harus tau. Tapi, sebetulnya ini karna aku takut kalau di hotel nanti aku bakalan bosen karna gaada yang mau ngobrol denganku (iya, aku takut banget ga boong). Padahal cuma ke Semarang. Iya. Tapi kan jauh. Jauh dari rumah. Ya kan....?

Aku sampai di sekolah dengan selamat. Diantar Bapak. DAD I’M GONNA MISS YOU IN 2 DAYS FROM NOW. AND IBU TOO. Trus aku pakai jaket Mbak hari ini, yang sebenernya adalah jaket cosplay anime Kurobas, dilihatin banyak orang seantero sekolah dan ditanyain guru-guru. Trus aku say hi and goodbye and good luck for Ujian Seni lusa nanti ke semua teman-teman kelas 12 (of course, girls) yang aku temui, and I hugged them so tight one by one, and they are said good luck for me too. And I wanna CRY because it’s gonna be so sad if I can’t see them in their beautiful faces and cringcring costumes tomorrow T_T.
Habis acara pelukan ke beberapa teman itu usai, sebelum bel bunyi, aku ambil foto sama teman-teman dekatku :
left to right : Agista, Devita, me, Ikmalia, and Nadia

Bel bunyi. Dan aku balik ke kelas karena ternyata aku masih ikut pelajaran dulu sampai jam 11 nanti, setelah itu baru berangkat untuk pertempuran tiga hari di Semarang ke Semarang. Oh ya, aku lupa ngasih tau kalau selama FLS2N nanti, sampai kembali ke sekolah lagi, aku didampingi sama satu guru : Pak Zulfa. Thank you, Sir!
And finally, kami berangkat dan sampai di Semarang sekitar jam 2-an. Sampai di hotel, kami ke meja panitia lomba untuk regristasi terus ambil kunci kamar dan snack *yihaaa. Oh iya, jangan salah kira, di sini guru-guru pendamping dari beragam sekolah tidak disediakan kamar, jadi para pendamping harus cari hotel sendiri. Pak Zulfa, semangat cari hotel! Hehehehe.

Sampai di kamar, aku kagett haha...karna lima detik kemudian ada yang langsung masuk setelah aku, dan kami langsung jadi teman! My first rommate : Desty from Semarang, dan kebetulan juga dia ikut Cipta Puisi uwow! Dan..aku lupa memotret room kami, jadi silahkan bayangkan sendiri...ada satu bed besar, lemari, meja rias, TV, sofa, and of course the bathroom. Pak Zulfa lalu pergi buat cari hotel ditemani Pak Jehan (guru sejarahku yang udah pindah tugas di Semarang, hi Mr. Je! We miss you so much!), sementara aku dan Desty beres-beres keperluan. Sembari beberes, satu persatu rommate kami yang lain datang, ada : Pinky from Solo, dia ikutan Desain Poster. Nah, di sini aku yang terlalu asing dengan namanya, masih tidak percaya kalau namanya memang betul-betul Pinky....
“namamu emang Pinky?”
“Iyaaaaa.” katanya dengan nada meyakinkan. Ngomong-ngomong, Pinky ini orangnya ceria banget, dia banyak ngomong dan ngajak ngobrol dan ngelawak (meskipun menurutnya itu ngga lucu sekalipun haha), kami jadi makin akrab karenanya.
“Pinky?”
“Iyaa, Fazaaa.” dia mulai kesal HAHAHA. MAAP. Aku terlalu penasaran sekaligus takjub!

Setelah Pinky, datanglah Hani dari Sidorejo (maaf kalau kusalah mengeja ehe), dia ikutan Desain Poster. Dan Fani dari Pemalang, si kuat yang ikut Seni Kriya, kemudian yang terakhir Eka dari Brebes yang ikut Seni Kriya juga. Setelah kami ngobrol-ngobrol sedikit tentang satu sama lain, kami pergi bareng-bareng ke aula di lantai atas untuk dapat arahan-arahan untuk lomba esok hariii! Tapi ternyata masing-masing cabang lomba masih ada acara Time-Meeting yang beda-beda untuk arahan yang lebih rinci lagi mengenai pelaksanaan lombanya. Dan untuk cipta puisi, nanti di pukul 5 sore :D
-
Ini potret hall-nya...

Aku dan Desty selesai TM Cipta Puisi terus balik ke kamar. Eh, nyampe di sana teman-teman ternyata lagi bingung dengan bed yang cuma satu yang tentunya enggak muat untuk enam orang. Jadilah kami nyari-nyari di sekitar room, terus mendapati ada tumpukan matras di garasi sebelah room kami yang ternyata memang sudah disediakan untuk dipasang peserta lomba sendiri-sendiri yeay. Kami segera seret ke lantai kamar dan menata 5 matras sekaligus, plus si seprainya juga, abis itu kami bisa lanjut ngobrol sambil rebahan bareng-bareng di bed baru kami deh *ekhm.

Malamnya setelah Maghrib, kami makan malam di aula makan. Beres makan, masing-masing dari kami menyiapkan perlombaan untuk esok hari. Aku juga. Buru-buru nyari inspirasi puisi ciaaatttt.
ini Hani lagi pemanasan bikin poster, sambil ngemil <3 dan Desty yang sudah terlelap...

Pukul 22.00 kami sudah tidur. Kecuali aku. Yang masih sibuk corat-coret puisi karena kalau sepi aku lebih bisa mendalami suasananya, azeek. So, good night, everyone! Just wish me luck for tomorrow! Thank you for reading my amburadul (ow bahasa darimana ini) journal cz I just wanna share my day with you, guys!
OH YA,
This picture are sending by Devita when I’m on the way to Semarang, and she said that she’s miss me already hahaha. O my tablemate, I know that you’re so weak when I’m not there LOL.

Terus tadi pukul 4 sore, Puput ngirim foto ini waktu latihan, dan dia bilang : aku sendiriii :‘(. Puput, if you read this journal, I wish I could go back in Muntilan now and spending my time with u and Ron. But I just can’t :(( Semangat Put ‘tuk hari Sabtu besok! Semoga aku bisa nyusul! Aamiin.

Love,         
Faza Salsabila

Komentar

Postingan populer dari blog ini

waktu kita masih seumur anak bulan purnama

Seperempat Gigi Palsu = Seperempat Nenek-nenek

Barbie: Barbie is everything, Ken just Ken