(NOT) THE REASON WHY I LOVE TAYLOR SWIFT SO MUCH

-

Banyak (ga banyak-banyak banget juga sih wk) yang nanya sama aku, kenapa si kok suka sama Taylor sampe segitunya? (segitunya disini maknanya bener bener bener bener sukaak fufufu)

OOWWW RASANYA AKU NGGA PERLU NULIS DERETAN ALASAN KENAPA AKU SUKA TAYLOR! #eaaa #plaaak

Ngga, becanda. Kita seriusan deh :
[prolog] Waktu SD sampe SMP, aku tumbuh jadi gadis cilik yang terlalu-mudah-suka-sama-banyak-hal. Tapi hal-hal di sini tentunya yang cocok dan emang aku suka, karna, waktu SD aku tu pendiem bangeetttt (iya aku ga boong gengs), aku cenderung tertutup dan susah komunikasi dan galak sama anak laki-laki. Gara-gara diamku ini, aku jadi lebih banyak menghabiskan waktu sendirian, atau kerennya aku mabok me-time (uhuk). Umur 5 tahun, aku mulai seneng baca dan nulis, terus waktu awal-awal SD itu aku suka sama girlband-girlband Korea, mabok K-Pop dan Drakor at the same time, pulang sekolah suka mampir ke warnet deket SD buat nge-game online (ampun Ibu), trus ngefans sama 2NE1 bangeettt, lanjut ke Coboy Junior, lanjut ke Greyson Chance, trus bosen, masuk SMP aku ngefans sama Harris J (ciaaaattt sampe sekarang huahuahua), One Direction (huhu I miss them so much), dan lain-lain-lain yang bahkan aku sampe lupa saking banyaknya yang aku sukai dan kujadikan idola musiman.

Tapi, ada satu manusia, yang dia sama sekali susah kulupakan dan kutinggalkan. Ehm.

Aku
jatuh
cinta
sama
dia.

Kalau disimbolkan, dia tu kayak nggak termakan oleh waktu. Dan lagu-lagunya itu a thing banget buat aku! Tau kan udah pasti, siapa dia : YES DARI JUDUL CURCOLAN INI AJA UDAH KETAHUAN : TAYLOR ALISON SWIFT!!!

Lagu pertama Taylor yang aku dengerin tuuhh You Belong With Me, waktu itu aku masih umur 10 atau berapa ya..lupa hehe. Dengan pengucapan English-ku yang super amburadul! Alias...nyanyiin liriknya dengan kata yang salah atau malah cuma berguman-gumam ngga jelas. Hueeee
Terus di SMP, aku semakin sering dengerin lagu-lagunya sampai sekarang. Aku mulai merasakan lirik-lirik di dalam lagunya. Terutama maknanya, yang waktu umur 10 tahun itu aku masih belum begitu paham. Aku baca banyak tentang Taylor. And she’s so inspired me. So much, as i love her. Semua kata-katanya sangat menginspirasi banyak orang. She’s beautiful, humble, loved, and makes me wonderstruck!

Setiap lirik di lagunya seperti puisi. Karna itu aku suka. Dan, ini penting : tahun pertama di SMA aku jadi makin tergila-gila. Karna. Aku ngerasaiiiinnn banget lagunya, apalagi yang : Love Story (eaaa, rasanya pas itu aku lagi jatuh cinta sama orang trus pas dengerin lagunya Taylor ini aku jadi suka senyum-senyum sendiri HAHAHA). Trus sekarang aku lagi suka Tell Me Why sama The Story Of Us karna aku lagi sakit hati! (loh, malah berakhir curhat?!?!) HEHEHE AKU BLAK-BLAK-AN BANGET SIH MAAP.

Tapi. Asli. Semua lagunya itu healing banget. Menyembuhkanku di waktu-waktu tertentu. Di hari-hari yang aku lagi merasa buruk, dan pengen ngedengerin lagu, yang ada ya cuma Taylor. Ini yang aku bilang tidak termakan oleh waktu. Bosen? Enggak.

Begini, ibarat, Taylor itu bercerita lewat lagu. Dia menulis dengan sangat baik, dia enggak sembarangan nulis lagu, dia menulis hatinya, she’s full of loves, and...also, sometimes I feels how her feelings is. AND I REALLY LOVE THAT. I love how she can listen to me when I’m confusing with my love story. Ehe. kan. curhat. lagi.

Jadi, ya gitu deh.

Now I’m standing alone in a crowded room
And we’re not speaking and I’m dying to know
Is it killing you like it’s killing me yeah
I don’t know what to say since the twist of fate
When it all broke down and the story of us
Looks a lot like a tragedy now, the end.
Taylor Swift – The Story Of Us

Bai. Bai. Terima kasih sudah membaca. Semoga bermanfaat (sekalipun itu sedikit).


:D


13 is Taylor!
Sekian,

Faza Salsabila

Komentar

Postingan populer dari blog ini

waktu kita masih seumur anak bulan purnama

Seperempat Gigi Palsu = Seperempat Nenek-nenek

Barbie: Barbie is everything, Ken just Ken