SEMARANG, UJIAN SENI, DAN AIR MATA (part.4-fin)

August 3, 2019. Saturday.
-                        
Suprising fact this morning : SUPER DUPER BIG DAY.

Aku bangun jam setengah 4 pagi. Aku video-call-an sama temen-temen yang udah pada bangun dan udah pada siap-siap! OOW BETAPA SANGAT INGINNYA AKU KESANA SEKARANG. Semoga nanti acara penutupan lombanya cepet dan lancar ya, Aamiin.

At 7 A.M. we went to have our last breakfast in Semarang. I’ll miss this. Jam 9, kami jalan-jalan sebentar dan foto bersama sebanyak-banyaknya hahaha. Walaupun aku getar getir karena berkali-kali videocall-an sama temen-temen di sekolah...


Penghuni kamar 408 :D


dapat salam dari putri kahyangan aku dan Eka :3


Jam setengah 11, setelah kutunggu-tunggu, akhirnya acara penutupan dan pengumuman pun dimulai. Tapiii masih MOLORRR lama. Di aula rasanya aku mau nangis aja kalau beneran nggak bisa ikut ujian huahuahua :”). Aku diem aja selama acara penutupan yang diselingi macam-macam, biar air mataku enggak buru-buru keluar, sampai ditanyain sama Pinky, but I’m OK. Terus setelah molor sekitar satu atau setengah jam, pengumuman pemenang pun dibacakan. Aku doa banyak-banyak sambil terus lihat jam karena jam 13.30 kelasku tampil, bahkan ini udah di urutan tampil paling akhir...tapi tapi tapi sekarang sudah jam 12.20!!!! Tau kan betapa enggak bisa tenangnya aku!! @#$!&*$!!

Ditengah-tengah perasaanku yang campur aduk jadi satu, tiba-tiba, sebuah cuplikan puisi dibaca,
“Pink, eh, itu puisiku!” aku bisik-bisik sambil nepuk-nepuk bahunya Pinky.

“Eh?! Beneran?! Beneran itu puisimu?” dia tampak lebih kaget daripada aku hahahaha I love you, Pink.

Then...namaku disebut. Sekolahku disebut. Judul puisiku disebut. Aku ada diurutan kedua. MasyaAllah. It’s really suprising me a lot. Beberapa orang disebelahku, selain my roommates, memberi selamat. I’m so glad and proud of myself. OH YOU DID WELL, HONEY. Everything went well. Alhamdulillahirabbil’alamin. At 13.00, setelah penyerahan hadiah dan piala, dan setelah pelukan sama temen-temen roommates, me and Mr. Zulfa finally drove back to Muntilan. Quickly. As quick as possible. I’m on texting with Bapak, Mrs. Dewi, and Puput. I’m soooooo nervous and I’m so afraid if I can’t join the show. But, I’m whispered to Allah, semoga semua yang terjadi nanti, adalah yang terbaik. Aku mencoba sangat ikhlas dan pasrah tapi SUSAH. Karena air mataku udah ingin membuncah aja, rasanya bener-bener deg-degan sepanjang perjalanan. Berkali-kali Pak Zulfa bilang,

“Nggak apa-apa to, kalo nggak ikut ujian? Saya udah nanya ke guru-guru, kelasmu tampil terakhir, kan? Nggak apa-apa ini kalau enggak bisa ikut to, za?”

Dan berkali-kali juga aku berusaha nahan air mata (huhu, iya aku lemah), aku bayangin teman-teman di sana, dan bilang, “enggak papa, Pak.” PADAHAL MAH AKU UDAH MAU NANGIS AJA GITU. TAPI AKU TERUS MEREM. Pura-pura tidur :’D. Padahal nggak bisa tidurrr. Maafin saya, Pak Zulfa huhu.

Aku tetep chatting sama Puput sampai jam 14.00, dan aku belum juga mau nyampe ke sekolah. Rasanya aku mau naik broom-stick-nya Harry Potter aja kalo udah kayak gini. DAN JAM 15.00 KELASKU UDAH TAMPIL. DAN AKU MASIH ON THE WAAAAY. Mrs. Dewi ngirim video kalau aku masuk radio Muhi, wow aku famous (eh, ehm, enggak deng. oke. skip). Tapi yang bikin jantungan tetap text Mrs. Dewi yang bilang kalau kelasku udah tampil. Jadilah aku pasrah aja sekarang. Aku tahan napas. Aku tahan air mata. Aku cengkeram erat-erat tasku.

And finally, we arrived at my school. Aku nggak tau tepatnya jam berapa itu. Tapi aku turun dari mobil sudah disambut banyak guru di gerbang. I love they are, so much. Aku bawa pialaku dan aku peluk Ibu Pras pertama kali! Aku enggak tau tapi aku peluk aja Ibu Pras erattt dan tangisanku pecah. Enggak, aku nggak mikir harus malu atau gimana karena ini tu udah di puncak-puncaknya aku nggak bisa nahan air mata! Huaaaaaaaaaanggggg. Terus aku dituntun sama Ibu Ana (guru Bahasa Indonesiaku dan pembimbing puisiku, I miss you, Mam) menuju belakang sekolah, tempat teman-teman BARU AJA SELESAI SHOW. Aku bener-bener nggak peduli sama tatapan heran dan kepo orang-orang yang aku lewatin. Aku cuma mau ketemu temen-temen. Itu aja.


Dan betul. Aku ketemu sama mereka semua yang bener-bener baru aja selesai tampil. Lalu...sudah....tangisku betulan pecah sepecah-pecahnya semua rasaku yang nanonano hari ini...I LOVE YOU GUYS. AND YOU KNOW THAT. You all have my best love and hug and my tears too. You all did very well, even I can’t joined the show. Our days when we spending all the time to showing everyone for the great Dayakan, you know that I really-really-really gonna miss that. AGAIN, YOU ALL ROCK IT. And you too, Puput, you are the best. You all hit my day!

Looking at it makes me want to cry, again...

Aku ditengah teman-temanku (dan Ibu Reni-wali kelasku)
yang cantik-cantik, dan mukaku yang merah :’D

Teman-temanku yang keren, di tempat latihan. Will miss y’all. Like a lot.

Aku bakal rindu semuanya. Juga kelas kita. Naga Bonar. Reboot. Dan karya-karya kita yang lain. Dan sore-sore kita yang penuh latihan. Maaf ya, maaf, enggak bisa ikutan tampil. Aduh, apalagi aku cengeng banget :( Here’s my biggest love for you guys : <3 <3 <3

Foto sama Mas Ucup di belakang panggung, sebelum pulang :D


Setelah acara kangen-kangenan dan nangis-nangis beres, aku telepon Bapak dan pulang ke rumah. Alhamdulillah Ya Allah. I thank You God for everything I had today. The smile on my face. The tears. The smile on their faces. The hot weather today. The lovely family. The friendship. The day.
Alhamdulillahirabbil’alamin...

Thank you. I can’t be more grateful. This day is something...Good times. All in all, I got my prize. I participated. Ya Allah, terima kasih. I couldn’t thank You enough.

And, thank you to my readers-journal...or anyone. I wish the best for your day too. Always be grateful. More and more... Hang in there. Don’t look at the bad days. Just smile, and wish for the best. I wish you can do moreeee nice and good things than I do. Aamiin.


With love,

Faza Salsabila

Komentar

Postingan populer dari blog ini

waktu kita masih seumur anak bulan purnama

Seperempat Gigi Palsu = Seperempat Nenek-nenek

Barbie: Barbie is everything, Ken just Ken